Technical Intern Visa

Visa Pelatihan Praktik Kerja (Magang) 技能実習在留資格

 

  1. Apa itu pelatihan praktik kerja?

    Pelatihan praktik kerja merupakan program kerjasama pemerintah Jepang dengan negara-negara berkembang. Program ini bertujuan untuk melatih sumber daya yang baik untuk pengembangan ekonomi dan industry dengan mentransfer keterampilan, keterampilan professional atau pengetahuan dari sector pengembangan manufaktur dari Jepang ke negara-negara berkembang.Tujuan : setelah menyelesaikan waktu study, pelatihan dan bekerja di Jepang, peserta pelatihan kembali ke negara asalnya dan menggunakan kemampuan dan pengalaman mereka untuk diaplikasikan ke dalam pekerjaan mereka, berkontribusi dalam pengembangan ekonomi negara mereka.

Persyaratan Umum:

  • Teknologi, keterampilan atau pengetahuan yang ingin diperoleh pelamar di Jepang tidak boleh dari jenis pekerjaan yang sebagian besar melalui pekerjaan pengulangan sederhana.
  • Pelamar harus berusia minimal 18 tahun.
  • Sangat diharapkan pelamar akan mengaplikasikan teknologi, keterampilan atau pengetahuan yang diperoleh di Jepang setelah kembali ke negaranya masing-masing.
  • Teknologi, keterampilan atau pengetahuan yang ingin diperoleh pelamar di Jepang haruslah sulit atau tidak mungkin untuk diperoleh di wilayah tempat tinggalnya.

 

Persyaratan untuk organisasi sponsor

Pelatihan harus dilakukan dibawah bimbingan orang yang merupakan karyawan tetap dari organisasi yang menerima pelamar. Orang tersebut harus memiliki minimal 5 tahun pengalaman dalam bidang teknologi, keterampilan atau pengetahuan yang ingin dipelajari oleh pelamar.

Dalam beberapa kasus, organisasi sponsor akan terbatas dalam jumlah peserta pelatihan yang dapat dibawa ke Jepang. Berikut ini adalah indikasinya:

Karyawan full time dalam organisasi sponsor Jumlah peserta pelatihan yang diizinkan
lebih dari 301 1/20 dari karyawan full time
201-300 15
101-200 10
51-100 6
hingga 50 3

  1. Proses masuknya peserta praktek kerja Ke Jepang

Jadi, melihat deskripsi yang dapat dilihat, peserta praktek kerja dapat bekerga sebagai magang selama maksimal 5 tahun:

TAHUN PERTAMA
Setelah datang ke Jepang, peserta pelatihan mendapatkan kesempatan untuk belajar pada bulan pertama di Jepang sebelum mulai bekerja. Seringkali pengawas-pengawas akan bertanggung jawab pada bagian ini. Peserta pelatihan juga mendapatkan dukungan pada bulan pertama bergantung pada perusahaan. Pada saat akhir bulan pembelajaran, peserta akan dibawa ke perusahaan untuk mulai bekerja sampai akhir tahun pertama.

TAHUN KE-2~3
Status pendatang baru ke Jepang tidak lebih dari satu tahun. Untuk dapat melanjutkan bekerja di Jepang untuk 2 tahun kedepan, peserta pelatihan harus lulus ujian praktek dan ujian dasar bahasa Jepang. Oleh karena itu, jika Anda tidak lulus dalam ujian dasar ini, peserta tidak dapat melanjutkan bekerja di Jepang

TAHUN KE 4~5
Setiap peserta pelatihan yang menyelesaikan 3 tahun praktek harus kembali ke negara mereka masing-masing minimal 1 bulan atau lebih, tetapi sebelum kembali ke negara masing-masing, peserta akan mengambil ujian “practice skills #3”. Jika Anda lulus ujian ini, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk kembali ke perusahaan yang lama atau ke perusahaan yang baru dalam industri yang sama

 

  1. Poin yang perlu diperhatikan saat tinggal di Jepang
  • Bekerja di luar status ijin kependudukan sangat dilarang : kegiatan yang diizinkan untuk peserta pelatihan praktik kerja diatur oleh Undang-Undang Kontrol Imigrasi Jepang. Oleh karena itu, kerja ekstra, bekerja di rumah,dll merupakan pekerjaan yang dilarang keras. Dalam hal pekerjaan di luar status kependudukan, peserta pelatihan praktik kerja akan dipaksa kembali ke negara mereka masing-masing.
  • Manajemen sendiri (harus menjaga) KTP asing dan paspor, buku tabungan: Setelah Anda menerima KTP asing, Anda harus selalu membawanya sebagai pengganti paspor Anda. Paspor hanya perlu digunakan jika prosedur perpanjangan tinggal atau perubahan status kependudukan. Selain itu, peserta pelatihan praktik kerja in-house harus mengelola uang, buku tabungan, perangko dan penarikan sendiri. Sangat dilarang bagi organisasi dan perusahaan untuk menyita dokumen-dokumen ini.